Sisi Buruk Cinta

23Jun05

: lagi pengen menasehati diri sendiri

Berapa banyak orang yang mati hanya karena ingin bertahan hidup. Berapa banyak orang yang mati hanya karena ingin hidup bahagia dengan orang yang dicintai (Casshern). Dua kalimat tersebut seakan menyentuh sisi-sisi gelisahku ketika aku membaca berita tragedi busung lapar yang akhir-akhir ini banyak diangkat media.

Indonesia memang sebuah tragedi yang menyedihkan. Di satu bagian masih banyak orang yang untuk memenuhi kebutuhan hariannya saja tidak cukup. Tapi di bagian lain, mereka yang telah berlebih kesehariannya, masih saja mengejar prestise pribadi ataupun keluarganya dengan jalan yang kadang tidak baik. Dengan jalan yang baik saja kekayaan yang berlebih akan berefek pada kemiskinan orang lain. Ketika seseorang sukses dengan usahanya, tentu orang lain yang memiliki usaha serupa akan mengalami hal sebaliknya. Dalam lingkup internasional, kemakmuran Amerika dan Eropa berefek pada kemiskinan Afrika, sebagian Asia dan sebagian Amerika Latin.

Inilah sisi buruk dari cinta. Ketika kita berusaha membahagiakan orang yang kita cintai, di sisi lain ada orang yang terkena imbas dari apa yang kita lakukan. Bisa ngga ya kita tidak pilih kasih dalam cinta. Mencintai orang yang tidak kita kenal seperti mencintai kekasih kita, sebagai sesama manusia?



No Responses Yet to “Sisi Buruk Cinta”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: