110952095774827970

27Feb05

Semarang adalah sebuah malam yang sendu dan sunyi. Temaram lampu menambah kegelisan di dalamnya. Derai hujan menjadi backsound cengeng dalam kehadirannya. Dan romantisme tak perlu kata cinta untuk mewujudkannya. Karena semua telah mencipta rasa. Dan aku merasakan itu dalam setiap perjalanan malamku. Saat aroma desah pepohonan panjang berjejer mengiringiku melintas bukit Gombel dengan suguhan berjuta kelip cahaya di kota bawah. Saat ojek, becak, angkot, taxi, dan wanita malam menghiasi gelap yang temaram. Inilah kotaku, kota yang aku tinggali saat berjuta kenangan datang menghampiri di antara sendu dan sunyi.



No Responses Yet to “110952095774827970”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: