<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Niff Blog &#187; Cerita</title>
	<atom:link href="http://munif.wordpress.com/category/cerita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://munif.wordpress.com</link>
	<description>Gejolak Kawula Muda</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2008 12:19:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='munif.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/685f9116f7550a68cb14ed2070405325?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Niff Blog &#187; Cerita</title>
		<link>http://munif.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://munif.wordpress.com/osd.xml" title="Niff Blog" />
		<item>
		<title>Kisah Gagal Kampanye Anti Cinta</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2008/04/20/kisah-gagal-kampanye-anti-cinta/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2008/04/20/kisah-gagal-kampanye-anti-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 03:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Jika tengah malam saya terbangun, dengan keringat dingin membasahi seluruh tubuh saya, itu bukan karena saya sedang sakit. Jika pekerjaan saya menumpuk di akhir, itu juga bukan karena saya malas mengerjakannya. Jika saya lupa membalas email ataupun sms dari teman atau urusan kerja, itu pasti karena saya lupa. Kenapa? Karena akhir-akhir ini saya sedang sibuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=122&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://munif.files.wordpress.com/2008/10/love-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-143" style="margin-left:1px;margin-right:4px;" title="love-1" src="http://munif.files.wordpress.com/2008/10/love-1.jpg?w=250&#038;h=180" alt="" width="250" height="180" /></a>Jika tengah malam saya terbangun, dengan keringat dingin membasahi seluruh tubuh saya, itu bukan karena saya sedang sakit. Jika pekerjaan saya menumpuk di akhir, itu juga bukan karena saya malas mengerjakannya. Jika saya lupa membalas email ataupun sms dari teman atau urusan kerja, itu pasti karena saya lupa. Kenapa? Karena akhir-akhir ini saya sedang sibuk kampanye anti cinta.<br />
Berikut beberapa bagian dalam kampanye anti cinta :</p>
<p><span id="more-122"></span></p>
<h2 style="padding-left:30px;"><strong>Kampanye anti cinta</strong></h2>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Latar Belakang</strong><br />
Sejarah banyak melahirkan hal yang salah, seperti kapitalisme, kolonialisme, dan tentu juga cinta. Lebih parahnya sampai hari ini, arti atau definisi cinta itu tidak jelas. Ada yang mengatakan definisi cinta itu luas sehingga tidak bisa dituliskan dengan kata-kata. Dan lebih anehnya lagi meski definisinya belum jelas, kampanye cinta hampir selalu kita dengar setiap detik dalam hidup kita, baik melalui lagu, sinetron, ataupun film. Ironisnya para artis yang getol kampanye cinta itu, pada dasarnya mereka hanya jualan, kehidupan mereka diwarnai dengan gonta-ganti pasangan bagi yang pacaran dan kawin cerai bagi yang menikah. Efek dari kampanye cinta itu, sering mewarnai lembar-lembar media massa. Tentu kita sering mendengar berita seperti ini: &#8220;Oknum TK saling bunuh dengan Oknum SD untuk memperebutkan Bunga&#8221; atau &#8220;Oknum TK membunuh Bunga karena cintanya ditolak&#8221; atau &#8220;Oknum TK memperkosa Bunga karena cintanya ditolak&#8221; atau &#8220;Dua desa tawuran gara-gara cinta&#8221; atau masih banyak berita lainnya. Belum lagi efek-efek kecil dari kampanye cinta, seperti anak sekolah malas belajar karena masih jomblo atau anak kuliah tidak selesai skripsinya karena jomblo. Yah, karena itu semua ayo kita kampanye anti cinta!<br />
<strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Tokoh dan Tujuan</strong><br />
Kampanye Anti Cinta adalah sebuah kampanye atau gerakan yang dipelopori oleh Munif yang bertujuan untuk membuktikan cinta itu hanyalah sebuah hiasan yang tidak berarti lebih dalam kehidupan keseharian. Kampanye yang juga didedikasikan bagi mereka yang pernah disakiti atau trauma karena cinta. Pekikan perjuangan yang paling santer terdengar adalah :&#8221;Love Is Hoax&#8221;.</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Target Kampanye</strong><br />
1. Dihapuskannya kata cinta dari Kamus Besar Bahasa Indonesia<br />
2. Manusia jadi lebih bersikap realistis, logis, dan manis</p>
<p>Tapi kampanye itu telah gagal!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/122/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/122/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=122&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2008/04/20/kisah-gagal-kampanye-anti-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://munif.files.wordpress.com/2008/10/love-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">love-1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Muda yang Melawan</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2008/02/02/yang-muda-yang-melawan/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2008/02/02/yang-muda-yang-melawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 02:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Anak muda kok sukanya membeo, huh! Indonesia banget deh. Apa-apa yang datangnya dari barat pasti dianggap keren. Begitu pula dengan kawula muda di daerah, apa-apa yang datang dari Jakarta selalu dianggap keren! Mau mengakui itu atau tidak? Itu sih tergantung yang telah kita perbuat.
Ngomong-ngomong soal membeo, saya jadi ingat ketika saya nongkrong di salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=120&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://munif.files.wordpress.com/2008/02/kedai-kopi.jpg" title="kedai-kopi.jpg"><img src="http://munif.files.wordpress.com/2008/02/kedai-kopi.jpg" alt="kedai-kopi.jpg" align="left" border="1" hspace="5" /></a>Anak muda kok sukanya membeo, huh! Indonesia banget deh. Apa-apa yang datangnya dari barat pasti dianggap keren. Begitu pula dengan kawula muda di daerah, apa-apa yang datang dari Jakarta selalu dianggap keren! Mau mengakui itu atau tidak? Itu sih tergantung yang telah kita perbuat.</p>
<p>Ngomong-ngomong soal membeo, saya jadi ingat ketika saya nongkrong di salah satu kedai kopi di Semarang. Beruntunglah diriku ini, karena yang menemani nongkrong adalah si pemilik kedai. Cerita punya cerita, kita pun ngobrol panjang lebar. Ternyata, si pemilik kedai ini, memiliki idealisme yang kuat, dan usianya masih cukup muda. Dia masih tercatat sebagai mahasiswa angkatan 1998, sama seperti saya. Cuman saya sudah lupus, dia hampir lulus. Cuman lagi dia udah punya usaha saya masih ikut perusahaan orang. Terus apa yang saya dan pemilik kedai bahas?<br />
<span id="more-120"></span><br />
Penjajahan, pembeoan, dan perlawanan. Gatot, nama pengusaha muda itu mengakui, berdasarakan pengalamannya selama berbisnis, kultur anak muda Semarang adalah kultur pembeo (meski tidak semuanya sih). Apa-apa yang datang dari Jakarta pasti disambut dengan gegap gempita!</p>
<p>Nah, melihat iklim semacam itu, sebagai putra daerah Gatot merasa tertantang. Masak sih hanya Jakarta yang bisa menjajah daerah. Dia pun mencanangkan target untuk menjajah Jakarta. Target yang sangat realistis menurutku. Bagaimana tidak? Baru lima tahun membuka usaha di Semarang, Gatot kini sudah memiliki lima unit usaha, padahal dia berawal benar-benar dari bawah.</p>
<p>Tentu, bukan kata “menjajah” yang harus diberi garis bawah di sini. Tapi bagaimana kawula muda tidak menjadi generasi muksin (muka sinetron) yang terbuai dengan cinderella story yang tidak realistis. Tentu, kawula muda daerah memang harus melawan Jakarta Centris yang telah diciptakan para orang tua. Emang Indonesia cuman Jakarta aja?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/120/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/120/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=120&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2008/02/02/yang-muda-yang-melawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://munif.files.wordpress.com/2008/02/kedai-kopi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kedai-kopi.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Bersamamu</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2007/07/24/dua-hari-bersamamu/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2007/07/24/dua-hari-bersamamu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 13:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2007/07/24/dua-hari-bersamamu/</guid>
		<description><![CDATA[Aku berharap ada perubahan yang cukup berarti dalam hidupku setelah dua hari itu. Dan harapanku itu menjadi kenyataan. Meski perubahan itu sangat tidak seperti yang aku harapkan pada awalnya. Namun aku merasa senang dengan perubahan itu.
Memang kadang kita bisa mencapai perubahan hanya dengan memejamkan mata dan mengucapkan sesuatu yang kita inginkan. Namun, kadang kita juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=111&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i17.photobucket.com/albums/b76/emenev/unissula2.jpg" align="left" height="160" hspace="6" width="250" />Aku berharap ada perubahan yang cukup berarti dalam hidupku setelah dua hari itu. Dan harapanku itu menjadi kenyataan. Meski perubahan itu sangat tidak seperti yang aku harapkan pada awalnya. Namun aku merasa senang dengan perubahan itu.</p>
<p>Memang kadang kita bisa mencapai perubahan hanya dengan memejamkan mata dan mengucapkan sesuatu yang kita inginkan. Namun, kadang kita juga butuh sebuah momentum untuk berubah. Momentum itu kebetulan bernama Pelatih Blog yang dilaksanakan Sabtu-Minggu, 21-22 Juli lalu di Unissula. Saya termasuk salah satu tutor dari Loenpia yang dipercaya untuk melaksanakan pelatihan tersebut.<br />
<span id="more-111"></span><br />
Boleh dikata tak ada yang istimewa yang saya alami selama menjadi tutor acara tersebut. Sama seperti pelatihan lain, saya selalu berusaha untuk menerapkan apa yang pernah saya dapatkan dalam TOT (Training of Trainer) beberapa tahun yang lalu. Dalam soal tantangan melatih, bahkan bisa dikatakan kurang dibanding ketika saya menjadi tutor dalam sebuah pelatihan di Balai Penelitian Depag. Kenapa? Karena memberi pelatihan ke orang-orang yang sudah berumur tentu berbeda dengan memberi pelatihan pada anak muda.</p>
<p>Saya sangat berterimakasih diberi dua hari itu. Acara itu memang berjalan biasa saja, tapi ada yang luar biasa yang ku dapat di sana. Beberapa pagi ini kutatap matahari dan mengingat dua hari bersamamu. Apakah perubahan itu? Sampai saat ini saya juga belum tau secara pasti.</p>
<p><b>Caption</b>: Saya sedang berbagi pengetahuan dengan salah seorang peserta pelatihan. [foto oleh <a href="http://www.hyudee.com/">Hyudee</a>]</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/111/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/111/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=111&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2007/07/24/dua-hari-bersamamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>51</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i17.photobucket.com/albums/b76/emenev/unissula2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kejarlah Daku Kau Kutolak</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2007/03/13/kejarlah-daku-kau-kutolak/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2007/03/13/kejarlah-daku-kau-kutolak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2007 15:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2007/03/13/kejarlah-daku-kau-kutolak/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu sore sebuah pesan pendek aku terima. Isinya tentang seseorang yang ingin mengajak aku untuk bertemu pada hari Senin. Karena memang bisa meluangkan waktu, akupun meminta dia untuk menemuiku sekitar pukul satu siang.
blablabla&#8230;. Senin siang dia menelponku. Kita janjian di sebuah rumah makan paling bergengsi di kota kretek. Aku sampai lebih dahulu di sana. Beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=107&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sabtu sore sebuah pesan pendek aku terima. Isinya tentang seseorang yang ingin mengajak aku untuk bertemu pada hari Senin. Karena memang bisa meluangkan waktu, akupun meminta dia untuk menemuiku sekitar pukul satu siang.</p>
<p>blablabla&#8230;. Senin siang dia menelponku. Kita janjian di sebuah rumah makan paling bergengsi di kota kretek. Aku sampai lebih dahulu di sana. Beberapa saat kemudian dia datang bersama beberapa temannya.<br />
<span id="more-107"></span><br />
blablabla&#8230;. Sebuah amplop putih dia ulurkan ke tanganku. Aku sempat tergagap. Tapi aku tau, aku harus menolaknya!</p>
<p>Yach&#8230;. jadi wartawan emang selalu banyak godaannya. Tapi bagiku itu adalah penghinaan profesi. Itu sama saja dia menganggap semua wartawan bisa dibeli.</p>
<p>Emang sih banyak masyarakat yang menganggap, berurusan dengan wartawan harus menyediakan amplop untuk memperlancar!</p>
<p>Dan emang sih masih banyak wartawan juga menganggap, berurusan dengan diri mereka orang harus menyediakan amplop untuk memperlancar!</p>
<p>Yach&#8230;. kejarlah daku kau kutolak!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/107/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/107/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=107&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2007/03/13/kejarlah-daku-kau-kutolak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>wajah</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2007/02/23/wajah/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2007/02/23/wajah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2007 10:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2007/02/23/wajah/</guid>
		<description><![CDATA[ada seraut wajah mimpi
dibawa desau hujan siang ini
aku tak ingin memikirkan
ah, rintik air pun memahat waktunya
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=104&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>ada seraut wajah mimpi<br />
dibawa desau hujan siang ini<br />
aku tak ingin memikirkan<br />
ah, rintik air pun memahat waktunya</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/104/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/104/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=104&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2007/02/23/wajah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia Bilang Aku Bajingan!!</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2006/12/28/dia-bilang-aku-bajingan/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2006/12/28/dia-bilang-aku-bajingan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2006 10:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2006/12/28/dia-bilang-aku-bajingan/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Dia hanya bilang padaku satu kata: Bajingan!! Dia tidak memberiku waktu untuk berbicara. Mungkin dia ingin aku menjadi bajingan. Padahal kalau aku jadi bajingan, bisa saja aku menghancurkan hidupnya.
Tapi buat apa membalas cacian dengan cacian. Aku tidak akan berbuat jahat pada seseorang hanya karena seseorang berbuat jahat padaku. Kan kubalas air tuba dengan air [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=88&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <img src="http://i13.tinypic.com/455rps4.jpg" height="150" width="150" /></p>
<p>Dia hanya bilang padaku satu kata: Bajingan!! Dia tidak memberiku waktu untuk berbicara. Mungkin dia ingin aku menjadi bajingan. Padahal kalau aku jadi bajingan, bisa saja aku menghancurkan hidupnya.<br />
Tapi buat apa membalas cacian dengan cacian. Aku tidak akan berbuat jahat pada seseorang hanya karena seseorang berbuat jahat padaku. Kan kubalas air tuba dengan air susu. Bukan karena aku orang bijak, tapi karena supermaket langgananku hanya menjual air susu tidak menjual air tuba.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/88/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/88/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=88&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2006/12/28/dia-bilang-aku-bajingan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i13.tinypic.com/455rps4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kacangan Tapi Laris</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2006/12/19/kacangan-tapi-laris/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2006/12/19/kacangan-tapi-laris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2006 06:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2006/12/19/kacangan-tapi-laris/</guid>
		<description><![CDATA[
Si A
Kok bisa ya, buku seperti ini menjadi buku best seller? Cara bertuturnya datar, tidak ada eksplorasi kata. Terus ide yang diangkatpun biasa saja, tidak ada yang baru. Saya sudah membaca berkali-kali, tapi tidak menemukan di mana sesuatu yang bisa dikatakan bagus dalam buku ini.
Si B
Ah, kamu sentimen kali dengan si pembuat buku. Kalau ngga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=86&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i10.tinypic.com/2ztm782.jpg" height="110" width="150" /></p>
<p><strong>Si A</strong><br />
Kok bisa ya, buku seperti ini menjadi buku best seller? Cara bertuturnya datar, tidak ada eksplorasi kata. Terus ide yang diangkatpun biasa saja, tidak ada yang baru. Saya sudah membaca berkali-kali, tapi tidak menemukan di mana sesuatu yang bisa dikatakan bagus dalam buku ini.</p>
<p><strong>Si B</strong><br />
Ah, kamu sentimen kali dengan si pembuat buku. Kalau ngga bagus mana mungkin buku itu bisa menjadi best seller. Mana mungkin ratusan ribu orang tertipu barang yang sama. Atau, mungkin kamu yang tidak bisa memahami isi buku itu?</p>
<p><strong>Si A</strong><br />
Iya ya, mungkin aku sentimen dengan si penulis buku. Ya habis orangnya aja seperti itu, masak menulis novel tentang moral dan berlatar belakang agama.</p>
<p><strong>Si B</strong><br />
Siapa tau orangnya sudah berubah. Atau siapa tau orangnya hanya berbuat seperti itu terhadap kamu. Eh, sebenarnya kita lagi ngomongin buku apa sih?<br />
Payah kamu! Aku pikir kamu tau dengan novel yang aku bicarakan. Tebak sendiri deh!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/86/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/86/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=86&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2006/12/19/kacangan-tapi-laris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i10.tinypic.com/2ztm782.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Dunia di Salatiga</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2006/12/04/keajaiban-dunia-di-salatiga/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2006/12/04/keajaiban-dunia-di-salatiga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2006 06:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2006/12/04/keajaiban-dunia-di-salatiga/</guid>
		<description><![CDATA[
Akhir minggu kemarin aku pergi ke Salatiga. Mengisi acara workshop jurnalistik sekaligus jalan-jalan di jeda acara. Banyak hal menarik yang aku dapatkan. Salah satunya adalah satu dari tujuh keajaiban dunia. Bukan Borobudur tentunya, karena ini keajaiban di bidang pendidikan.
Qoryah Toyyibah atau biasa disingkat Q-tha itulah keajaibannya. Terletak di kelurahan Kalibening kecamatan Tingkir kota Salatiga, Q-tha [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=84&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i17.photobucket.com/albums/b76/emenev/qta9.jpg" /></p>
<p>Akhir minggu kemarin aku pergi ke Salatiga. Mengisi acara workshop jurnalistik sekaligus jalan-jalan di jeda acara. Banyak hal menarik yang aku dapatkan. Salah satunya adalah satu dari tujuh keajaiban dunia. Bukan Borobudur tentunya, karena ini keajaiban di bidang pendidikan.<br />
<font size="-1">Qoryah Toyyibah atau biasa disingkat</font> Q-tha itulah keajaibannya. Terletak di kelurahan Kalibening kecamatan Tingkir kota Salatiga, Q-tha termasuk salah satu dari beberapa sekolah alternatif yang ada di dunia. Sekolahan lain terdapat di Perancis dan Jepang. Maka tidak mengherankan jika kita bertemu orang asing ketika berkunjung ke sana.<br />
Sistem pendidikan yang diterapkan di Q-tha adalah pendidikan yang membebaskan. Pengajar tidak lagi memposisikan diri sebagai guru, tapi sebagai teman belajar. Siswa bisa memilih sendiri pelajaran yang disukainya. Siswa boleh keluar dari ruang kelas jika merasa capek atau tidak bisa menikmati penyampaian dari pengajar. Siswa boleh membayar suka rela dana pendidikannya.<br />
Didirikan pada tahun 2003, Q-tha memposisikan diri sebagai sekolah komunitas. Bahrudin pendirinya ingin memberi alternatif di dunia pendidikan. Selama ini pendidikan lebih berorientasi pada ijazah, lembaga pendidikan berorientasi pada profit, dan biaya pendididkan sangat mahal. Sehingga esensi pembelajaran malah tidak tersentuh.<br />
Siswa angkatan pertama SLTP Q-tha kurang dari 30 orang. Sekarang setelah 4 tahun, tercatat ratusan siswa yang belajar di SLTP dan SMA Q-tha. Memang jumlah yang tidak besar. Tapi telah banyak penghargaan yang diraih Q-tha, seperti penghargaan dari Universitas Sanata Darma Yogyakarta.<br />
Yang menarik, meski tidak berorientasi pada ijazah dan tidak serius mengikuti UAN, beberapa siswa yang mengikuti UAN malah mendapat nilai tertinggi se-Salatiga. Itu baru dari nilai. Dari segi prestasi tercatat beberapa nama yang telah meraih penghargaan tingkat nasional. Salah satu nama adalah Fina. Dia meraih penghargaan untuk penulisan kreatif. Bahkan tulisan Fina dan beberapa teman, pernah dimuat di Harian Kompas.<br />
Fina, cewek ini adalah salah satu keajaiban yang (mungkin) membuat Q-tha disebut sebagai keajaiban di dunia. Gadis yang wajahnya seolah mengeluarkan cahaya keindahan ini, tercatat sebagai siswa angkatan pertama di Q-tha. Cewek kelahiran tahun 1992 ini, sekarang duduk di kelas 1 SMA Q-tha. Beberapa novel telah lahir dari tangannya, bahkan dia telah dikontrak oleh salah satu penerbit di Jogja untuk menulis tiga novel sekaligus.<br />
Selain Fina, ada banyak keajaiban lain di Q-tha. Seperti Maia teman satu kelas Fina, yang juga menulis novel. Ula, 12 tahun, kelas 1 SLTP yang cerdas, memiliki kemauan kuat untuk belajar, tidak pernah lelah meski hanya tidur 2 jam sehari. Wikan, Upik, Feni, Nita, Badrus, Indah, Sam, dan teman-teman lain yang tak cukup untuk disebut di sini. Mereka semua adalah harapan besar bagi bangsa ini.</p>
<p><strong>Ket. Foto:</strong> <em>Emi, salah seorang siswi SMA Q-tha yang mengikuti workshop jurnalistik, sedang serius mengitik berita. </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/84/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/84/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=84&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2006/12/04/keajaiban-dunia-di-salatiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>85</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i17.photobucket.com/albums/b76/emenev/qta9.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Percuma! Ngga Ada yang Peduli</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2006/11/09/percuma-ngga-ada-yang-peduli/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2006/11/09/percuma-ngga-ada-yang-peduli/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2006 07:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2006/11/09/percuma-ngga-ada-yang-peduli/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, temen-temen merencanakan untuk demontrasi. Idenya dari Edi, Pemimpin Umum Surat Kabar Mahasiswa AMANAT. Kita juga satu komunitas di Kampoeng Sastra Suketteki Semarang. Ya, tampaknya dia mulai jengah dengan perkembangan politik yang berlangsung. Pemimpin bangsa ini udah mulai sibuk mempersiapkan pemilu 2009, sehingga semua pekerjaan mereka mengarah ke sana, bukan untuk kesejahteraan rakyat!
Ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=82&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa waktu lalu, temen-temen merencanakan untuk demontrasi. Idenya dari Edi, Pemimpin Umum Surat Kabar Mahasiswa AMANAT. Kita juga satu komunitas di Kampoeng Sastra Suketteki Semarang. Ya, tampaknya dia mulai jengah dengan perkembangan politik yang berlangsung. Pemimpin bangsa ini udah mulai sibuk mempersiapkan pemilu 2009, sehingga semua pekerjaan mereka mengarah ke sana, bukan untuk kesejahteraan rakyat!<br />
Ada juga sih yang usul tentang masalah Tommy Soeharto. Hanya saja kalau demo masalah Tommy tentu tidak efektif. Jangan-jangan ngga ada media yang meliput&#8212;tahu sendiri kan, beberapa media massa terutama televisi berada di bawah tangan keluarga Cendana.</p>
<p><span id="more-82"></span><br />
Padahal dalam kasus Tommy ini, seperti kata beberapa pengamat, rasa keadilan telah tercabik. Masak pembunuh pejabat negara hanya menjalani masa hukuman hanya sekitar 5 tahun. Padahal dengan vonis hanya 15 tahun kemudian dipotong hanya 10 tahun itu udah terlalu ringan untuk pembunuhan berencana.<br />
Karena ada beberapa ide yang muncul, aku mengajak temen-temen untuk menemui pakar politik, Joko J Prihatmoko, sekalian silaturahmi lebaran. Temen-temen sepakat dan kemarin malam kita pergi ke rumah anggota KPUD tersebut.<br />
Kita bicara banyak hal, salah satunya tentu tentang rencana domonstrasi tersebut. Pada dasarnya Joko J Prihatmoko mendukung hal tersebut. Namun sebaiknya ngga usah dilakukan. Percuma ngga ada yang peduli, katanya.<br />
Kita kita mau pulang dari rumahnya, eh Penulis buku Pemilu dan Konsolidasi Demokrasi ini nanya. &#8220;Kapan kamu mau nikah?&#8221;<br />
&#8220;Nanti Mas kalo udah umur 30, hehe&#8230;&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=82&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2006/11/09/percuma-ngga-ada-yang-peduli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dua Edisi Sekaligus</title>
		<link>http://munif.wordpress.com/2006/10/18/dua-edisi-sekaligus/</link>
		<comments>http://munif.wordpress.com/2006/10/18/dua-edisi-sekaligus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2006 06:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munif.wordpress.com/2006/10/18/dua-edisi-sekaligus/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Lega juga, akhirnya kerjaan edit sekaligus layout dua edisi jurnal selesai. Awalnya aku pikir akan selesai setelah lebaran nanti. Sebenarnya sih ngga rumit-rumit amat mengerjakan jurnalnya para dosen ini. Selain tulisannya sudah bagus, juga karena satu jurnal terdiri dari sebelas artikel. Ini artinya editing satu artikel tak terlalu berpengaruh terhadap artikel lainnya. Ini tentu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=70&subd=munif&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span> <!--[endif]--></span></p>
<p><span>Lega juga, akhirnya kerjaan edit sekaligus layout dua edisi jurnal selesai. Awalnya aku pikir akan selesai setelah lebaran nanti. Sebenarnya sih ngga rumit-rumit amat mengerjakan jurnalnya para dosen ini. Selain tulisannya sudah bagus, juga karena satu jurnal terdiri dari sebelas artikel. Ini artinya editing satu artikel tak terlalu berpengaruh terhadap artikel lainnya. Ini tentu berbeda dengan mengedit buku. Bisa jadi jika salah satu babnya diedit total, bab-bab lain pun ikut berubah.</span><span id="more-70"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Jurnal Vol. 26 No.1, artikel di dalamnya banyak terfokus mengkaji bimbingan konseling. Sedangkan Jurnal Vol. 26 No.2, lebih fokus pada pembahasan ilmu komunikasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Meski menjadi finishing editor dan mendesain jurnal ini, tapi namaku tidak tercantum di struktur pengelola di dalamnya. Maklumlah jurnal fakultas, yang bisa masuk struktur hanya dosen-dosen di fakultas tersebut. Itupun setelah mendapatkan pengesahan dari rektor. Lagian senang juga sih bisa membantu, karena sebenarnya pengelola jurnal itu pasti bisa mengerjakan sendiri. Tapi karena mereka pada sibuk, tenagaku jadi terpakai juga.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/munif.wordpress.com/70/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/munif.wordpress.com/70/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/munif.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/munif.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/munif.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/munif.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/munif.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/munif.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/munif.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/munif.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/munif.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/munif.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=munif.wordpress.com&blog=408387&post=70&subd=munif&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munif.wordpress.com/2006/10/18/dua-edisi-sekaligus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">munif</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>