Keajaiban Dunia di Salatiga

Akhir minggu kemarin aku pergi ke Salatiga. Mengisi acara workshop jurnalistik sekaligus jalan-jalan di jeda acara. Banyak hal menarik yang aku dapatkan. Salah satunya adalah satu dari tujuh keajaiban dunia. Bukan Borobudur tentunya, karena ini keajaiban di bidang pendidikan.
Qoryah Toyyibah atau biasa disingkat Q-tha itulah keajaibannya. Terletak di kelurahan Kalibening kecamatan Tingkir kota Salatiga, Q-tha termasuk salah satu dari beberapa sekolah alternatif yang ada di dunia. Sekolahan lain terdapat di Perancis dan Jepang. Maka tidak mengherankan jika kita bertemu orang asing ketika berkunjung ke sana.
Sistem pendidikan yang diterapkan di Q-tha adalah pendidikan yang membebaskan. Pengajar tidak lagi memposisikan diri sebagai guru, tapi sebagai teman belajar. Siswa bisa memilih sendiri pelajaran yang disukainya. Siswa boleh keluar dari ruang kelas jika merasa capek atau tidak bisa menikmati penyampaian dari pengajar. Siswa boleh membayar suka rela dana pendidikannya.
Didirikan pada tahun 2003, Q-tha memposisikan diri sebagai sekolah komunitas. Bahrudin pendirinya ingin memberi alternatif di dunia pendidikan. Selama ini pendidikan lebih berorientasi pada ijazah, lembaga pendidikan berorientasi pada profit, dan biaya pendididkan sangat mahal. Sehingga esensi pembelajaran malah tidak tersentuh.
Siswa angkatan pertama SLTP Q-tha kurang dari 30 orang. Sekarang setelah 4 tahun, tercatat ratusan siswa yang belajar di SLTP dan SMA Q-tha. Memang jumlah yang tidak besar. Tapi telah banyak penghargaan yang diraih Q-tha, seperti penghargaan dari Universitas Sanata Darma Yogyakarta.
Yang menarik, meski tidak berorientasi pada ijazah dan tidak serius mengikuti UAN, beberapa siswa yang mengikuti UAN malah mendapat nilai tertinggi se-Salatiga. Itu baru dari nilai. Dari segi prestasi tercatat beberapa nama yang telah meraih penghargaan tingkat nasional. Salah satu nama adalah Fina. Dia meraih penghargaan untuk penulisan kreatif. Bahkan tulisan Fina dan beberapa teman, pernah dimuat di Harian Kompas.
Fina, cewek ini adalah salah satu keajaiban yang (mungkin) membuat Q-tha disebut sebagai keajaiban di dunia. Gadis yang wajahnya seolah mengeluarkan cahaya keindahan ini, tercatat sebagai siswa angkatan pertama di Q-tha. Cewek kelahiran tahun 1992 ini, sekarang duduk di kelas 1 SMA Q-tha. Beberapa novel telah lahir dari tangannya, bahkan dia telah dikontrak oleh salah satu penerbit di Jogja untuk menulis tiga novel sekaligus.
Selain Fina, ada banyak keajaiban lain di Q-tha. Seperti Maia teman satu kelas Fina, yang juga menulis novel. Ula, 12 tahun, kelas 1 SLTP yang cerdas, memiliki kemauan kuat untuk belajar, tidak pernah lelah meski hanya tidur 2 jam sehari. Wikan, Upik, Feni, Nita, Badrus, Indah, Sam, dan teman-teman lain yang tak cukup untuk disebut di sini. Mereka semua adalah harapan besar bagi bangsa ini.
Ket. Foto: Emi, salah seorang siswi SMA Q-tha yang mengikuti workshop jurnalistik, sedang serius mengitik berita.
Filed under: Cerita |





aku kok gak diajak sih ke sala3 kan bisa sekalian pulang hiks hiks hiks, aku kelamaan gak di sala3 kali ya mpe sekolah kayak gini aja gak tau. ;P
wow ..
semoga mereka bisa jadi obat bagi bangsa kita yang sedang sakit ya..
*sok seriyus*
Waduh fotonya… ngeliatin monitor apa yg moto tuh ^^
gw plg seneng nih sama2 sekolah2 kaya gini… berharap suatu saat bisa mendirikan salah satu sekolah seperti ini atau plg gak menjadi salah satu bagiannya
wah… wah salut benar buat pengelola Q-tha.
aku juga punya rencana pengen maen ke sana. maen aja. siapa tau ada yang menarik buat tulisan. o ya, sampeyan punya kontak pak bahrudin atau mungkin telpon sekolah itu?
Salam buat Fina…seneng liat generasi muda seperti itu *sok tua nih*
Acara Loenpia selanjutnya, pelatihan ke Q-tha!
maksudnya kita yang dilatih!
hehehe
Ya, inilah sekolah yang sesungguhnya.
sayang aku dah gedhe, kalo aku maseh kecil pasti mama dan papaku nyekolahin ke sini……
boleh magang ga ya?
ndaftar yuukkk…
hihihi
Aku tidak setuju kalo dibilang Borobudur bukan salah satu keajaiban dunia. Kalo baca kompas 27 Nov 2006 yang lalu dengan headline “Posisi Borobudur Tetap Tak Akan Tergoyahkan”, seharusnya kita juga membantu agar Borobudur dapat terus dipertahankan sebagai warisan budaya yang diakui di Dunia. Kalo sekolah Q-Tha, aku setuju sih itu luar biasa, semoga banyak sekolah lain yang bisa niru metoda yang diterapkan.
Sorry kalo oot.
regards,
ricky
Ikut bangga dengan kemajuan kampung halaman.
Ibu dan ayahku pernah ke Q-tha. Ibuku temen Om Bachrudin.
Memang ayah ibuku bilang seharusnya begitu bila ingin bikin sekolah.
Kapan2 aku main liburan ke sana ya
sekolahnya sederhana, tp full spirit. Aku juga sering kesana soale ada temenku yg ngajar di skul itu. Bangga deh ada sekolahan kayak gini
wuih ternyata bangsa ini punya juga harapan yang cerah untuk masa depan
saya sgt salut dgn ide revolusioner anda. kmrn da rmn2 saya yg dah maen kesana, namanya suwoko sama mas makin. rencana tmn2 yang kemarin ga’ ikut, pengen maen kesana.
solotiga sesuai namanya Satu dan tiga / tunggal dan Tri. tiga dalam satu
Tri tunggal. seperti air bisa menjadi 3 wujud yang berbeda, ketika cair disebut air, ketika menguap disebut gas ketika padat disebut es. bila diterapkan dalam sistem BM spt itu, menjadi interaksi yang menarik sama dengan sang Tritunggal sejati kita, ketika kita ingin belajar Dia menjadi Guru, Ketika kita mengeluh Dia menjadi teman Ketika kita meminta dia menjadi orang tua. so… jadikanlah Salatiga sebagai kota Tritunggal sejati dalam dunia pendidikan. Amin
lupa…..
coba lagi aahhh…
aku orang salatiga lho…Q-tha tu sekolah internasional gitu….
ag juga org sltg,ag bangga sekali. salam damai tuk semuanya.
aku juga sama, orang salatiga. abis baca ini jadi kangen pengen pulang, aku bangga sekali dg adanya Q-tha, aku berharap Q-tha menjadi sekolah terkenal. aku juga mau ngenalin Q-tha ke tempat domisiliku sekarang (Jakarta). aku pengin ngenalin kota tercintaku salatiga ke keseluruh indonesia. aku kalo pulang ke salatiga selalu bawa temen yang belum tau salatiga, orang sunda, betawi, batak,padang, riau, flores, kalimantan, makassar, sorong, lampung…. masih banyak deh…. komentar mereka kotanya tenang terus, yang mereka kangeni adalah makanan kas salatiga. aku berharap salatiga suatu saat nanti akan terkenal entah dari pariwisata ato sekolah ato ada salah satu penduduk salatiga menjadi orang terkenal…….
I’m Salatiga women but I don’t know that Salatiga have that school. btw I proud of this school and especially my Salatiga….Ca yoo!!!
sory postingnya belum saya baca….tapi aku bangga aja jadi orang salatiga..
Anak-anakku, cucu-cucuku nyampe cicit ku akan ku skolahkan di Q-Tha. +miv
minta websitenya dong
wah rasanya ak kangen ama tanah kelahiran ku niiih maklum d jepang temen nya sedikit aku kepingin kehidupan ku d kalibening kayak dulu lagi ,salam buat temen2 ku d kalibening arigatoo,semoga Q_tha semakin sukses amin.
em, gimana caranya kenal Q-tha n khususnya sama Fina?
wah bangga juga sbg org sala3,walau kota kecil tp py satu sekolah yang bisa dibanggakan di tengah berita di dunia pendidikan indonesia yang sedang carut-marut. ksh alamat websitemya Q-ta gak? blh nglamar jd guru di situ gak ya?
miris buat diriku sendiri
karena sebagai orang salatiga i ga tahu apa itu Q-tha
thx buat orang yang udah share soal Q-tha
Saya dulu juga pernah berkunjung ke sekolah alternatif tersebut untuk sekedar bertukar pikiran dengan mas Bahrudin. Disitu bisa saya ambil hikmah, bahwa di sekolah tersebut, pendidikan bukanlah suatu keterpaksaan tapi lebih condong ke suatu kebutuhan. Itu yang tidak banyak dimiliki oleh kebanyakan “anak bangsa” kita.
god job
SL3 githuuuu…
The Best Donk!!!!
kapan ya salatiga bisa jadi objek wisata pendidikan???
SPPQT emang komunitas revolusioner, di bidang pendidikan apalagi. Sekadar info tambahan, sekarang juga udah dibuka Universitas Alternatif Qaryah Thayyibah di daerah Tingkir, Salatiga.
I like to read ..
aku wong solotiga, tapi kaga tau kemajuan solo3.tks buat yg posting artikel tsb. ngomong2 ada nggak sih komunitas wong solo3 di jakarta?
Sepertinya sistem kurikulum pendidikan di bangsa ini perlu disesuaikan,..
Terima kasih..
Pasti akan lahir banyak manusia yang bisa “hidup yang menghidupi”. Majulah terus Q-Tha!!!
semoga yang lain bisa berkiblat ke Q-Tha, salam kenal dari kami di kebumen
askum..wr wb…….?
aku nurhadi n biasa di panggil ADI…..?aku asli anak salatiga tapi di pedesaan…
aku bangga dengan kota saya,karna masih sejuk n alami banget mesti banyak perusahaan berdiri kayakya pengaruhya g terlalu besar….
di kota salatiga aja hawanya dinggin apalagi ditempat saya huiiiiiiii…..iiiihhhhhhhhh dingggggiiiiiiiiiiiinnn…….
aku adalah salah satu anak yang ingin maju di segala hal meski aku cma lulusan SMA tapi aku bangga dapat berkreatifitas di atas pendidikan ku…..
kini aku kerja di sebuah perusahaan yang ada di semarang…..
SALATIGA adalah RUMAH KU disana HARAPAN DAN IMPIANKU disana AKU KAN KEMBALI……?
I L U DESAKU SALATIGA………………………………
fs ku:eeeeedyyy_07@yahoo.com
aduuu!!!!!!aku kangen banget sama teman-teman di tanah kelahiranku………….teman ketawa, teman ngintip, teman gosip, teman orang-orang tua, yang dulu sering menasehati ardi lho………!!!!!!!!!!!!???????????
cinta sama kampung salatiga, rindu banget sama teman-teman,maklum di jepang gak ada teman-teman ngeten bareng, soalnya gak ngerti bahasanya, gitulhoooooooo…………!!!!!!!!!!!!!!!?????
wah, keren banget tuh,,qt dari jogjakarta juga punya yang namanya Rumah pengetahuan Amartya (RPA),sekolah alternatif juga,,yang dipelopori oleh mas eko prasetyo dan kawan kawan gerakan di jogja. qt ada rencana nih, untuk silaturrahmi ke salatiga. tapi sampai sekarang belum ada kontak. bisakah bantu Qt dapat kontak pengurus sana? dan kalo diijinkan qt akan segera main ke QT di salatiga..
coba di indonesia ada banyak sekolah model seperti ini…
salam kenal semuanya… klik: http://simpanglima.wordpress.com/
askum………………………….
pagi yang cerah mengantar aku tuk mengingat kotaq yang dingin…………….
dan rasanya aku ingin segera pulang,
gmn sohib semua punya kabar……….
salam hangat but warga salatiga mari kita wujudkan salatiga yang asri,tentram,penuh kealamian dan yang pasti gak ketinggalan………………
semangat prestasi tuk jadikan salatiga nan bersih dari polusi yang bikin kota mati…………………….SALATIGA…………
SALATIGA tempat dari kealamian yang asri……
Salut, saya orang salatiga asli juga gak tahu ada sekolah itu. Alamat lengkapnya dimana ya?
aku bangga, aku salut, aku kangen, aku rindu, ama salatiga
aku selalu berdoa kepada tuhan yang maha kuasa yang diatas segala-segalanya, aku ingin sukses dimata tuhan dan mata manusia,
harapanku, aku nanti kaya disalatiga akan aku bangun rumah panti jompo, rumah panti asuhan buat anak-anak, rumah sakit, sekolah (atau salah satunya Q-tha bisa aku membatu membesarkan) …..bantu doa ya teman2 dan aku percaya satu hari nanti doaku pasti di jawab AMIN
bravo salatiga.!!!!!!!!!!!!
wah enak bnr ya bsa skul di sono…caba ada dr dlu mngkn sy bkal ksana….ya sy berhrap
pemerintah dapat memperbanyak skolah seprti ini!!!!!
saya yakin anak d indonesia byk yg menginginkan skolah yg sperti ini…
pa.bahrudin anda memberikan warna d tanah air…
Hebat…
Salam dahsyat mas udin………….
Salam Sukses Berat buat Q-Tha
gmana UN Kemarin. saya berharap bgt Qtha ga sperti sekolah2 yang masuk TV.maksudnya krn kecuranganya bocorin Soal. Qtha harus menjadi garda paling depan. yoben ndeso tapi mentale jauh dari wong Kota amburadul. Kalo kpn2 main boleh ga ya..?.
bagiq Qtha seperti setetes air di tengah Gurun Sahara. Q-Tha tak doain bsa menjadi school favorit se Indonesia. skrag ini aq prihatin sekolah fav. hanya kanggo wong sugih.contoh PH, TiaraBangsa, Al-Azhar, dll. yg kayaknya ga mungkin cah deso sekolah sana .la wong harga gabah turun kalo panen. harga pupuk naik waktu tanam. gtu aja sukses berat. ngomong2 SL-3 aq punya saran buat Wakikota. Jl. Jend.Sudirman dijadikan kawasan bebas kendaraan.khusus pejalan kaki.pasti yahood sperti di Australi.
Pease N Love ( cah Ngablak Wetan )
salatiga ya???adem ayem…tapi aku buosen,pengen cepet2 lulus and get the hell from here,sama kya mas katro,usul simple..mbok ya jam kali taman dibetulin,tu kan simbol kota salatiga, kliatan kalo warganya ga m’hargai waktu!!
terserahlah yang bilang salatiga ngebosenin… bukan tanah airnya ini… yang penting aku yang asli salatiga ini selalu kangen sama kotaku dan tumpang koyornya… kapan ya aku bisa pulang lagi?
cayoo sl3 !!!, slt3 memang yg harus terbaik, in education,or of all. gk nyesel dech , ayo jln2 ksl3 of course you will be find a nice something.
Setiap mo ke klbening saya selalu baca Q-Tha. Kemudian saya bertanya2 dalam hati, itu tempat apa? Setelah saya baca sekilas tentang Q-Tha, sementara terjawab sudah pertanyaan dalam hati itu. Perasaan bangga timbul dalam hati ini, dalam waktu dekat insyaAlloh kami sekeluarga akan jadi warga kalibening. Rumah yang akan kami tempati dekat dengan Q-Tha. InsyaAlloh, anak saya yang saat ini berumur 2 tahun akan saya perkenalkan dengan Q-Tha nantinya.
Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan :
1. Selain jenjang SLTP dan SMA, apa ada jenjang pendidikan lain di Q-Tha? saat ini ataupun nantinya?
2. Bagaimana tentang kurikulumnya? Selain seperti sekolah umum lainnya, apa ada tambahan?
Ok, terima kasih. dan selamat atas kesuksesan yang telah diraih dan smoga kesuksesan lain menunggu di depan dan barokah.
Salam buat pengelola dan adik2 yang di Q-Tha.
bagus juga tu
oooh Qoryah Thoyibah yooo…
dulu sering banget maintenance disituw….